LAPORAN PKL BIDANG ILMU EPIDEMIOLOGI FAKTOR RISIKO DIABETES MELLITUS TIPE 2 PADA KELOMPOK USIA 15-64 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AMBAL II KABUPATEN KEBUMEN oleh AKMAL FIRNANDA SURYA
LAPORAN PKL BIDANG ILMU EPIDEMIOLOGI FAKTOR RISIKO DIABETES MELLITUS TIPE 2 PADA KELOMPOK USIA 15-64 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AMBAL II KABUPATEN KEBUMEN oleh AKMAL FIRNANDA SURYA
Latar Belakang: Lebih dari 537 juta orang hidup dengan diabetes di seluruh dunia. Prevalensi
DM di Indonesia sebesar 10,9% pada penduduk usia ≥15 tahun dan sebesar 2,3% di Jawa
Tengah. Diagnosis DM (GDS≥200 mg/dL) menurut data individu PTM Puskesmas Ambal II
sebanyak 6.639 penderita dengan 4.910 penderita merupakan usia produktif (15-64 tahun).
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian
DM tipe 2 pada kelompok usia 15–64 tahun di wilayah kerja Puskesmas Ambal II. Metode:
Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross-sectional
menggunakan teknik purposive sampling. Sampel diambil sebanyak 60 responden.
Pengumpulan data melalui wawancara menggunakan kuesioner didukung dengan data dari
rekam medis dan laporan PTM. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat (uji chisquare), dan multivariat (regresi logistik berganda). Hasil: Penelitian menunjukkan hasil
bahwa terdapat hubungan antara aktivitas fisik (p=0,000), konsumsi makanan manis
(p=0,000), dan tingkat stres (p=0,033) dengan kejadian DM tipe 2. Variabel yang paling
berpengaruh terhadap kejadian DM tipe 2 adalah aktivitas fisik (p=0,000, OR=29,156).
Terdapat interaksi antara tingkat stres dan aktivitas fisik terhadap risiko DM Tipe 2 (p=0,002) .
Kesimpulan: Faktor yang paling dominan terhadap kejadian DM tipe 2 adalah aktivitas fisik
dimana responden memiliki peluang 29 kali lebih besar untuk mengalami DM dibandingkan
dengan responden yang melakukan aktivitas fisik cukup sehingga diperlukan upaya promotif
dan preventif yang lebih tepat sasaran.
